Kamis, 26 Juli 2018

Alasan Brwa Nouri Tinggalkan Klub Liga Teratas Swedia dan Berlabuh di Bali United

Alasan Brwa Nouri Tinggalkan Klub Liga Teratas Swedia dan Berlabuh di Bali United


Sibray - Pemain anyar Bali United, Brwa Nouri, berbicara tentang alasannya memilih meninggalkan klub Liga Swedia dan bergabung dengan Serdadu Tridatu.

Situs resmi Oestersunds FK sudah mengumumkan kepindahan Brwa Nouri ke Bali United.

Pemain berusia 31 tahun itu membeberkan alasannya memilih bergabung Serdadu Tridatu.

Menurut Nouri, banyak aspek yang membuat ia memilih berkarier di Indonesia.

"Mereka yang mengenal saya tahu bahwa negara favorit saya ada di Asia Tenggara (Indonesia). Ketika saya pergi berlibur, ke sanalah saya ingin pergi," ucap Nouri kepada Osdsport yang dinukil BolaSport.com.

"Saya suka cara mereka berpikir dan bagaimana mereka hidup. Saya biasanya berkata,'Di sini saya ingin hidup dan bermain sepakbola'. Secara geografis, sosial dan ekonomi, ada sesuatu yang tidak bisa dikatakan," katanya lagi.

Pemain berusia 31 tahun itu juga sudah berpamitan pada rekan-rekannya di Ostersunds.

"Sangat aneh meninggalkan klub yang begitu berarti bagi saya. Sangat emosional untuk mengucapkan halo ke semuanya hari ini" pernyataan Nouri di situs resmi Oestersunds FK.

Brwa Nouri masih terikat kontrak dengan Oestersunds FK, namun hanya menyisakan durasi 6 bulan.

Karena itu klub kasta teratas Liga Swedia itu mengizinkan dan sepakat dengan Nouri untuk mengakhiri kontrak tersebut.

"Kapten kami Brwa Nouri memilih untuk meninggalkan klub enam bulan sebelum kontra habis. Klub barunya adalah Bali United di Indonesia," tulis pernyataan resmi Ostersunds.

Bali United sendiri belum mengumumkan kedatangan pemain berdarah Irak-Swedia itu.

Meski lama berkarier di Swedia, Nouri membela timnas Irak di level senior.


Hal ini sesuai dengan kebutuhan tim berjulukan Serdadu Tridatu yang tengah membutuhkan jasa pemain asing asal Asia setelah kepergian Ahn Byung-keon.

Dilansir BolaSport.com dari situs transfermarkt, nilai pasar dari eks kapten Ostersunds FC yang merupakan tim kasta tertinggi Liga Swedia itu adalah 720 ribu pound.


Jika dikonversi ke mata uang Indonesia nilainya adalah Rp 13,6 miliar.

Status sebagai pemain termahal di Liga 1 2018 dengan nilai pasar Rp 12,6 miliar masih dipegang gelandang milik Mitra Kukar, Danny Guthrie.

Artinya, nilai sang gelandang dengan tiga gol di Liga Eropa ini bakal melebihi Danny Guthrie.