Minggu, 05 Agustus 2018

Klasemen AFF U16 Championship per 4 agustus 2018

Klasemen AFF U16 Championship per 4 agustus 2018


Sibray - Timnas U-16 Indonesia sudah memainkan empat pertandingan pada gelaran Piala AFF U-16 2018.

Tampil sepanjang empat laga, anak asuh Fakhri Husaini tampak begitu digdaya.

David Maulana dan kolega sukses menyapu bersih dengan empat kemenangan.

Namun, sayangnya tiga pertandigan yang dijalani skuat Garuda Asia diwarnai keputusan kontroversial wasit.

Adalah ketika bermain melawan Myanmar, Vietnam, dan Timor Leste.

Bertemu Myanmar, wasit memberi hadiah penalti untuk sang lawan.

Kiper timnas U-16 Indonesia, Ernando Sutaryadi dinilai melakukan pelanggaran dengan menjatuhkan pemain nomor 4 Myanmar, Thaw Zin Htet.

Insiden itu terjadi setelah Htet secara tiba-tiba menabrak Ernando Ari Sutaryadi yang mengamankan bola.

Wasit Amdillah Zainuddin kemudian memberi hadiah penalti untuk Myanmar, juga menghukum Ernando dengan kartu kuning.

Selanjutnya pada laga ketiga, wasit kembali mengeluarkan keputusan kontroversi soal hadiah penalti untuk Vietnam yang berujung gol kedua.

Pemain belakang Indonesia dinilai menjatuhkan striker Vitenam bernomor 19 di kotak terlarang.

Padahal jika dilihat dalam tayangan ulang, tak ada sentuhan signifikan dari pemain Indonesia.

Yang terbaru yakni pada partai keempat timnas U-16 Indonesiakontra Timor Leste.

Tendangan bebas timas U-16 Indonesia yang dieksekusi Kartika Vedhayanto sukses mengarah ke gawang.

Bola hasil sepakan Vedhayanto membentur mistar gawang bagian atas dan memantul ke bawah.

Dilihat dari tayangan ulang, bola memantul ke bawah dan telah melewati garis gawang yang seharusnya menjadi gol.

Namun, wasit yang mempimpin jalannya laga tidak melihat hal tersebut sebagai gol.

Fakhri Husaini Bangga dengan Perjuangan Timnas U-16 Indonesia

Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini, mengungkapkan kemenangan yang diraih atas Timor Leste pada laga keempat babak penyisihan Grup A Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta, Sabtu (4/8/2018), buah dari perjuangan keras.

Fakhri Husaini bangga dengan perjuangan, kerja keras, dan kedisiplinan dari para pemain.

“Malam ini melalui perjuangan yang keras dan laga yang cukup ketat kami bisa memenangi laga dengan skor 3-0. Ini berarti kami sudah masuk di semifinal. Saya bangga dan apresiasi perjuangan semua pemain,” kata Fakhri dalam konferensi pers seusai laga.

“Ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin dan determinasi yang tinggi dari pemain. Saat kehilangan bola dan transisi negatif pemain bagus sekali,” ujar sang pelatih menambahkan.

Pelatih berusia 53 tahun ini menyebut Timor Leste tidak bermain buruk saat menghadapi skuad Garuda Asia.

Meskipun kebobolan tiga gol di babak kedua, Fakhri menilai tim arahan Joao Araujo tersebut mampu bertahan dengan solid dan menyulitkan Amiruddin Bagus Kahfi dkk.

“Babak pertama kami mendapatkan banyak peluang tetapi pemain belakang Timor Leste bermain apik. Bagus hari ini mendapatkan perlawanan yang cukup tangguh karena dua bek lawan begitu kuat,” kata Fakhri menjelaskan.

Pada laga ini, Indonesia berhasil menang dengan skor 3-0 atas Timor Leste.

Sempat dibuat frustrasi pada babak pertama, David Maulana dan kawan-kawan berjuang keras dan menerapkan determinasi tinggi pada babak kedua.

Hasilnya, Bagus mampu mencetak dua gol di babak kedua plus satu gol lainnya dicetak oleh Sutan Zico.

Dengan tambahan dua gol, Bagus kini memimpin top skor sementara dengan delapan gol.