Minggu, 23 September 2018

Jorge Lorenzo Rebut Pole Position MotoGP Aragon - Rossi Menyesal Bertahan di Yamaha

Jorge Lorenzo Rebut Pole Position MotoGP Aragon - Rossi Menyesal Bertahan di Yamaha


Sibray - Jorge Lorenzo menempati pole position MotoGP Aragon, mengungguli Andrea Dovizioso dan Marc Marquez yang mengisi formasi baris pertama.

Marc Marquez lebih dulu menempati posisi pertama pada awal kualifikasi. Pebalap Spanyol ini mengungguli Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow yang ada di belakangnya.

Situasi itu tak berubah hingga kualifikasi memasuki detik-detik akhir. Pada kesempatan terakhir, Dovizioso yang ada di posisi keempat mampu menyodok ke urutan teratas dalam catatan waktu kualifikasi.

Namun kegembiraan Dovizioso tak bertahan lama karena beberapa saat kemudian Jorge Lorenzo memastikan posisi pole position ada di tangannya dengan catatan waktu 1 menit 46,881 detik. Lorenzo unggul 0,014 detik dari Dovizioso.

Marc Marquez sempat memimpin kualifikasi sebelum dikalahkan duo Ducati di saat akhir.Marc Marquez sempat memimpin kualifikasi sebelum dikalahkan duo Ducati di saat akhir. (REUTERS/Max Rossi)

Marquez sendiri pada akhirnya harus puas start dari posisi ketiga karena ia gagal menaklukkan catatan waktu Lorenzo dan Dovizioso di kesempatan terakhir.

Marc Marquez merupakan juara MotoGP Aragon dalam dua musim terakhir. MotoGP Aragon sendiri merupakan seri ke-14 dari rangkaian seri MotoGP 2018.

Marquez saat ini memimpin klasemen dengan nilai 221 poin, unggul 67 angka dari Andrea Dovizioso yang ada di posisi kedua.

Pengamat MotoGP, Neil Hodgson, mengklaim Valentino Rossi menyesal memutuskan untuk memperpanjang kontrak dengan Movistar Yamaha hingga 2020.

Rossi sedang mengalami masa-masa sulit bersama Movistar Yamaha. Rossi bersama rekan setimnya, Maverick Vinales, sudah 22 seri balapan tidak pernah meraih kemenangan di MotoGP.

Kali terakhir Yamaha meraih kemenangan melalui Rossi pada balapan MotoGP Belanda musim lalu. Yamaha bahkan sudah tidak pernah naik podium sejak balapan MotoGP Jerman, 15 Juli lalu.

Hodgson dalam wawancara dengan Express Sport mengklaim Rossi menyesal telah memperpanjang kontrak dengan Yamaha. Rossi, diklaim Hodgson, mungkin tidak akan memperpanjang kontrak jika tahu tidak bisa bersaing dengan Honda dan Ducati.

Valentino Rossi sudah sejak 25 Juni 2017 tidak pernah menang di MotoGP.Valentino Rossi sudah sejak 25 Juni 2017 tidak pernah menang di MotoGP. (REUTERS/Lisi Niesner)

"Rossi mungkin tidak akan mengatakannya, tapi saya yakin dia menyesal telah bertahan di Yamaha. Dia tidak ingin membalap hanya memperebutkan posisi tiga atau empat," ucap Hodgson yang merupakan juara dunia SuperBike musim 2003.

"Akhir pekan ini [di MotoGP Aragon] jangan bertaruh untuk Rossi menang. Dia tidak punya peluang mengalahkan Marc Marquez di Aragon, dan Ducati juga terlihat semakin bagus saat ini," sambung Hodgson.

Valentino Rossi terakhir naik podium di MotoGP Jerman pada 15 Juli 2018.Valentino Rossi terakhir naik podium di MotoGP Jerman pada 15 Juli 2018. (REUTERS/Fabrizio Bensch)

Rossi melorot ke posisi tiga klasemen sementara MotoGP 2018 setelah hanya finis ketujuh pada balapan MotoGP San Marino, dua pekan lalu. Hodgson pun memprediksi Rossi akan finis di posisi keempat di akhir musim MotoGP 2018.

"Saya yakin Rossi dia menyesal, tapi dia sudah menyatu dengan Yamaha. Dia tidak mungkin mengganti tim di pengujung kariernya saat ini. Dia mungkin akan finis di posisi keempat, itu yang akan dia dapat dengan sepeda motor saat ini," ucap Hodgson.

Rossi akan kembali berusaha meraih kemenangan di MotoGP 2018 pada balapan MotoGP Aragon, Minggu (23/9). Balapan MotoGP Aragon 2018 bisa disaksikan secara live streaming di CNNIndonesia.com.